Jokowi: 433 Desa di RI Belum Berlistrik, dari NTT, Maluku hingga Papua

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 10:22 WIB
Presiden Jokowi
Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Setpres
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hingga kini masih ada 433 desa di Indonesia yang belum teraliri listrik. Desa tersebut tersebar di Papua, Papua Barat, NTT dan Maluku.

Jokowi mengatakan saat ini rasio elektrifikasi di Indonesia sudah mencapai 99,48 persen. Angka ini menurut Jokowi lebih tinggi dari target di Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) di 2015-2019 sebesar 96 persen.

"Angka ini meningkat signifikan, di 2014 berada di posisi 84%," ujar Jokowi saat membuka ratas di Istana Presiden yang disiarkan lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (3/4/2020).

Dikatakan Jokowi, masih ada 433 dari 75 ribu desa di Indonesia yang belum teraliri listrik. 443 desa tersebut berada di Timur Indonesia yaitu di Papua 325 desa, Papua Barat 102 desa, NTT 5 desa dan Maluku 1 desa.

"Karena itu saya ingin menekankan beberapa hal yang pertama untuk 443 desa yang belum berlistrik saya minta diidentifikasi secara jelas desa mana yang berdekatan dengan desa yang tak berlistrik, desa mana yang jaraknya rumah antarpenduduknya berjauhan dan mana yang berdekatan," tuturnya.

Jokowi juga mengatakan, meski rasio elektrifikasi listrik di Indonesia terbilang naik signifikan, akses populasi ke listrik atau electricity access population Indonesia ada di peringkat 95. Masih kalah dari negara-negara tetangga seperti Malaysia di peringkat 87, Vietnam di 84 dan Singapura, Thailand, China dan Korea Selatan di perngkat 2.

"Begitu juga dengan electricity supply quality kita juga masih berada di peringkat 54, Filipina 53 Malaysia 38, Thailand 31, RRT 18, Singapura di peringkat kedua," ujarnya.

Jokowi meminta, program desa listrik di Indonesia betul-betul menyasar dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat miskin dan peningkatan produktivitas ekonomi di desa..

"Dengan adanya listrik kita harapkan anak anak bisa belajar di malam hari dengan penerangan lampu yang cukup sehingga kualitas pendidikan kita semakin meningkat," tuturnya.

Kesiapan RS Darurat Corona di Pulau Galang Capai 96%:

(zlf/dhn)