KSPI Minta Rapat Paripurna DPR Tak Bahas RUU Cipta Kerja

Wilda Nufus - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 04:48 WIB
Presiden KSPI Said Iqbal di depan gedung DPR.
Foto: Presiden KSPI Said Iqbal di depan gedung DPR. (Farih-detikcom)
Jakarta -

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta DPR RI dalam rapat paripurna agar tak membahas RUU Omnibuslaw Cipta Kerja. KSPI menginginkan agar DPR menghapus RUU Cipta Kerja dari program legislasi nasional (prolegnas) tahun 2020.

"KSPI meminta agar sidang paripurna 30 Maret tidak mengagendakan pembahasan RUU Cipta Kerja. Bahkan, bila perlu RUU Cipta Kerja tersebut di drop dari Prolegnas tahun 2020," kata Presiden KSPI, Said Iqbal, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2020).

Said berharap DPR tak abai dalam mendengar permintaan para buruh. Jika RUU Cipta Kerja dibahas, Ia mengecam akan mengerahkan massa buruh untuk melakukan aksi walaupun di tengah pandemi Corona.

"Bila DPR mengabaikan permintaan para buruh yang menolak Omnibuslaw, buruh akan turun ke jalan untuk melakukan aksi besar-besaran menolak RUU Cipta Kerja. Kami tak peduli dengan adanya larangan unjuk rasa di tengah pandemi Corona," katanya.

"Bila Omnibus Law dipaksakan tetap dibahas, meskipun masih dalam situasi pandemi Corona, buruh akan tetap melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran, serentak di berbagai daerah," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2