BNPB: Kota Tegal Tidak Lockdown, Kereta Masih Lewat

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 07:32 WIB
Seorang warga melintas di samping pembatas jalan di kawasan  perempatan Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2020). Sejak diberlakukan  penutupan jalan masuk ke Alun-alun Kota Tegal  dan pengalihan jalur di sejumlah jalan protokol untuk antisipasi penyebaran COVID-19 lima hari lalu, jalanan di pusat kota llengang dan  penjualan  sejumlah toko dan rumah makan diperkirakan menurun hingga 80 persen. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/nz
Warga melintas di samping pembatas jalan di kawasan perempatan Alun-alun Kota Tegal (Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah).
Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai tindakan Pemerintah Kota Tegal untuk pencegahan Corona (COVID-19) bukan karantina wilayah atau lockdown. Menurut BNPB, akses masuk Kota Tegal masih tidak sepenuhnya ditutup.

"Kayaknya nggak lockdown deh. Itu kereta saja bisa masuk, bisa lewat, bisa turunkan penumpang," ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo, saat dihubungi detikcom, Jumat (27/3/2020).

"Kalau nggak salah hanya diblok beberapa jalan masuknya. Nggak boleh masuk kota. Kereta bisa lewat, turunkan penumpang," ujar Agus.

Dia menilai jika memang satu kota melaksanakan lockdown, maka kota tersebut akan dikarantina.

"Lockdown kan tutup semuanya. Di kita tidak ada istilah lockdown, istilahnya karantina. Ditutup semua, (warga) dikasih makan semua, kita menerapkan yang ada di undang-undang," ucap Agus.

Begini Suasana Tegal Setelah Wali Kota Putuskan Local Lockdown:

Selanjutnya
Halaman
1 2