DPR Tetap Gelar Rapat Usai Buka Masa Sidang, Jumlah Peserta Dibatasi

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 17:42 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Kompleks MPR/DPR. (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

DPR RI tetap akan menggelar rapat bersama mitra kerja meskipun virus Corona (COVID-19) sedang mewabah di Indonesia. Namun, sejumlah aturan, seperti jumlah peserta rapat, telah disepakati untuk dibatasi.

Aturan tersebut disepakati dalam rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah (Bamus) di kompleks MPR/DPR, Jumat (27/3/2020). Rapat dihadiri Ketua DPR Puan Maharani, 2 Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan Rachmad Gobel, serta pimpinan Fraksi PDIP, Demokrat, PKS dan NasDem. Pimpinan fraksi lainnya mengikuti rapat melalui telekonferensi.

"Pelaksanaan rapat dapat dilakukan secara tatap muka dan atau secara virtual. Namun, tetap merujuk kepada protokol waspada COVID-19," kata Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Baidowi menjelaskan protokol waspada COVID-19 dimaksud, di antaranya pengecekan suhu tubuh dan pengaturan posisi duduk. Bahkan, sebut dia, jika memungkinkan seluruh peserta rapat juga akan disemprot disinfektan.

"Pengecekan suhu tubuh para tamu, peserta rapat dipastikan sudah dilakukan di pintu gerbang masuk gedung DPR yang dilaksanakan oleh petugas Pamdal. Ruang rapat harus dipastikan sudah terpasang hand sanitizer," papar Baidowi.

"Jika dimungkinkan, harus dilakukan penyemprotan disinfektan untuk seluruh peserta rapat maupun penyelenggara rapat (Sekretariat Alat Kelengkapan Dewan) dan posisi duduk para peserta rapat harus dipastikan berjarak antara satu peserta dengan peserta yang lain," imbuhnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2