Saudi Minta RI Jemput Jemaah Umroh Overstay, Jumlahnya Ada 42 WNI

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 22:25 WIB
Pemerintah Arab Saudi kembali membuka pelataran tawaf Masjidil Haram. Namun, pembukaan pelataran tawaf ini bukan untuk jemaah umrah. Melainkan hanya untuk tawaf-tawaf sunah.
Foto ilustrasi Ka'bah dalam suasana pandemi virus Corona. (AP/Amr Nabil)
Jakarta -

Kerajaan Arab Saudi mengampuni semua jemaah umroh Indonesia yang telah overstay. Saudi meminta Indonesia menjemput jemaah umroh overstay itu. Jumlah total WNI overstay ada 42 orang.

"Ada 42 WNI jemaah umroh overstay di Saudi," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada detikcom, Kamis (26/3/2020).

Meski demikian, tidak semua dari 42 WNI itu harus dipulangkan pemerintah Indonesia. Para WNI overstay yang hendak pulang melalui penjemputan Indonesia perlu mendaftar ke pihak Saudi lebih dulu secara online. Bila tidak mau dan tidak mendaftar, mereka tidak akan ikut dijemput pulang oleh Pemerintah RI ke Tanah Air.

Permintaan Saudi kepada RI agar RI menjemput pulang jemaah umroh overstay diketahui lewat surat dari Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta. Surat tersebut ditujukan ke Kementerian Luar Negeri. Surat sudah diterima, maka langkah selanjutnya adalah menindaklanjuti permintaan Saudi tersebut.

"Nanti Kementerian Luar Negeri akan teruskan ke kementerian terkait," kata Faizasyah.

Selanjutnya
Halaman
1 2