1 PDP Corona di Kalbar Meninggal, Hasil Tes Laboratorium Belum Keluar

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 26 Mar 2020 09:57 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Ilustrasi Corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Pontianak -

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson, membenarkan ada satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Corona (COVID-19) yang dirawat di RSUD Soedarso Pontianak meninggal dunia. Namun hasil laboratorium untuk mengetahui yang bersangkutan positif atau negatif COVID-19 belum keluar.

"Pasien ini hasil lab-nya belum keluar dan kita belum tahu status pemeriksaan laboratoriumnya, apakah PDP ini positif atau negatif karena kita juga masih menunggu," kata Harisson di Pontianak, seperti dilansir Antara, Kamis (26/3/2020).

Harisson mengatakan pasien tersebut meninggal pada Rabu (25/3). Pasien PDP itu pria umur 50 tahun.

Dia menjelaskan, pasien ini diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Surabaya pada Februari 2020. Kemudian, 18 Maret dirawat di salah satu RS Swasta di Kota Pontianak dengan diagnosis pneumonia.

"Pada 23 Maret 2020 dipindahkan di RSUD Soedarso dan diisolasi dengan status PDP dan tadi pagi meninggal dunia. Terkait spesimen dari almarhum sudah dikirim ke Jakarta sebelumnya, namun sampai hari ini masih belum keluar hasilnya, apakah yang bersangkutan positif atau negatif Corona," tuturnya.

Harisson menambahkan, RS telah melaksanakan pemulasaran jenazah sesuai dengan standar WHO. "Belajar dari pengalaman sebelumnya, sekarang ini semua rumah sakit telah melaksanakan standar PPI (pencegahan dan pengendalian infeksi) dengan ketat," tuturnya.

Sudah 790 Kasus Positif Corona di Indonesia, Persebarannya?:

Selanjutnya
Halaman
1 2