Menag: Catur Brata Penyepian Mengandung Pesan soal Physical Distancing

Wilda Nufus - detikNews
Selasa, 24 Mar 2020 13:47 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi saat Blak-balakn bersama detikcom.
Fachrul Razi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Umat Hindu akan merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1942 esok hari. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengingatkan agar umat Hindu senantiasa mengendalikan diri dari sifat kebatilan sebagai wujud kerukunan umat beragama.

"Dengan menjadi suci dan bersih, semoga umat Hindu mampu mengendalikan diri sendiri dan menghindari perbuatan adharma atau sifat kebatilan. Menghindari kebatilan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan keunggulan dan kerukunan umat beragama menuju Indonesia maju," kata Fachrul dalam keterangan tertulis, Selasa, (24/3/2020).

Fachrul mengatakan pelaksanaan Catur Brata Penyepian sarat akan makna tentang physical distancing yang dicanangkan pemerintah. Fachrul berharap ini menjadi momentum untuk merawat kemanusiaan dengan menjaga kontak fisik untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19).

"Catur Brata Penyepian mengandung pesan tentang physical distancing yakni menjaga jarak fisik dengan orang lain agar tidak terjadi penularan virus. Mari jadikan Catur Brata Penyepian sebagai momentum memperkuat komitmen kita untuk peduli pada sesama, demi merawat kemanusiaan. Kini, semangat kemanusiaan dalam beragama itu sangat dibutuhkan untuk mencegah penyebaran COVID-19,"ujarnya.

Fachrul sangat mendukung langkah Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) untuk tidak menggelar arak-arakan di tengah kondisi wabah Corona di Indonesia. Langkah tersebut, katanya, patut untuk diapresiasi.

"PHDI juga sudah mengeluarkan imbauan untuk tidak menggelar arak-arakan atau pawai ogoh-ogoh. Ini sangat baik dan patut diapresiasi," tuturnya.

(zak/zak)