Bubar Jalan Jemaah Ijtima Dunia di Gowa demi Kemaslahatan

ADVERTISEMENT

Round-Up

Bubar Jalan Jemaah Ijtima Dunia di Gowa demi Kemaslahatan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 20 Mar 2020 07:21 WIB
Panitia Ijtima Dunia saat menyatakan acara dibatalkan/ditunda terkait wabah Corona (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Foto: Panitia Ijtima Dunia saat menyatakan acara dibatalkan/ditunda terkait wabah Corona (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Gowa -

Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibatalkan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Ribuan jemaah yang hadir dipulangkan.

Sejatinya Ijtima Dunia yang terletak di Pesantren Darul Ulum, Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Gowa itu digelar pada Kamis, 18 Maret 2020. Demi kemaslahatan, acara panitia dan peserta acara tersebut untuk ditunda.

"Alhamdulillah, akhirnya sepakat Ijtima Dunia ditunda/dibatalkan pelaksanaannya," kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan melalui akun Instagram resminya, seperti dilihat pada Kamis (19/3/2020).

Hal yang sama juga disampaikan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. "Setelah berkoordinasi dengan Kapolri serta Kapolda Sulsel dan Bupati Gowa sepanjang malam ini, acara ljtima Jamaah Tabligh yang akan berlangsung besok resmi kita batalkan," ujar Nurdin melalui akun Instagram miliknya seperti dilihat Kamis (19/3/2020).

Setelah pembatalan, proses pemulangan jemaah baik dari dalam negeri maupun luar negeri dilakukan secara bertahap.

Berikut proses pemulangan puluhan ribu jamaah Ijtima Dunia di Gowa:

Batasi Ruang Gerak

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah telah meminta pihak kepolisan meminimalisir interaksi para peserta dengan warga di sekitar lokasi acara atau membatasi ruang gerak para peserta agar tidak melakukan kontak dengan warga.

Bubar Jalan Jemaah Ijtima Dunia di Gowa demi KemaslahatanFoto: Muhammad Nur Abdurrahman/detikcom

"Selanjutnya kita akan mengantar mereka pulang ke pelabuhan dan bandara dengan pengamanan yang dibutuhkan," ujar Nurdin.

Nurdin bersama jajaran forum kepemimpinan daerah (Forkopimda) Sulsel, yakni Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe dan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Andi Sumangerukka juga meninjau lokasi Ijtima Dunia.

Di dalam lokasi, terdapat puluhan tenda berukuran besar dan berukuran sedang yang dipasang para jemaah di sisi kira dan kanan jalan. Sementara tenda milik warga negara asing dipasang pada wilayah khusus dan tidak dicampur dengan tenda milik jemaah dalam negeri.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT