7 Pati Polri Ikut Seleksi Deputi Penindakan KPK, dari Wakaba-Wakapolda

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 14:02 WIB
Dedi Prasetyo
Foto: Brigjen Dedi Prasetyo (Lisye/detikcom)
Jakarta -

KPK mulai melakukan seleksi untuk pengisian jabatan struktural Deputi Penindakan, di mana diumumkan 7 perwira tinggi (pati) Polri ikut dalam proses seleksi. Polri membenarkan 7 patinya mengikuti proses itu, mulai dari jenderal bintang satu hingga bintang dua.

"Ya benar ada 7, ada saat ini menjabat wakaba (wakil kepala badan), ada yang kadiv (kepala divisi) dan beberapa wakapolda (wakil kepala kepolisian daerah)," kata Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) SDM Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (13/3/2020).

Dedi menuturkan ada juga pati Polri yang berstatus penugasan di KPK, yang mengikuti seleksi Deputi Penindakan. "Yang di KPK juga ada," imbuh Dedi.

Sebelumnya KPK menyebut sudah 11 peserta dari Polri dan Kejaksaan Agung yang ikut seleksi. 4 peserta dari Kejaksaan Agung dan 7 dari Polri.

Ali belum merinci lebih jelas mengenai identitas kesebelas peserta seleksi pengisian Deputi Penindakan. Ia hanya merinci jumlah peserta dari masing-masing instansi itu.

"Ada beberapa tadi dari pegawai atau instansi kepolisian dan kejaksaan ya, sementara data yang saya dapat kurang lebih 7 dari Kepolisian dan 4 Kejagung," ujar Ali di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Kamis (12/3).

Ali mengatakan syarat peserta seleksi untuk Deputi Penindakan minimal setara eselon I. Namun, Ali mengatakan bila mengacu pejabat terdahulu posisi Deputi Penindakan diisi minimal berpangkat jenderal untuk anggota polisi, sedangkan untuk jaksa minimal pangkat 4C.

Selain itu, Ali mengatakan 3 jabatan struktural lain juga mulai proses seleksi. Ketiga jabatan itu yakni Deputi Informasi dan Data, Direktur Penyelidikan dan Kepala Biro Hukum.

"Sudah ada yang daftar juga dari Direktur Penyelidik dan Biro Hukum juga banyak dari kejaksaan dan dari instansi lain-lain dari Kemenkumham selain dari kepolisian juga ada dari kejaksaan juga ada. Untuk yang calon peserta biro Hukum termasuk dari Direktur Penyelidik termasuk dari internal juga ada," katanya.

Simak Video "Dubes Tunisia Sambangi KPK, Ada Apa?"

[Gambas:Video 20detik]

(aud/gbr)