Terduga Pembakar Kantor Bupati Waropen 32 Orang, 11 Jadi Tersangka

Wilpret Siagian - detikNews
Kamis, 12 Mar 2020 18:56 WIB
Kantor Bupati Waropen, Papua, porak-poranda usai dirusak massa. Berikut penampakannya.
Kantor Bupati Waropen, Papua, porak-poranda usai dirusak massa. (Dok. Polda Papua)
Jayapura -

Sepuluh dari 32 terduga pelaku perusakan dan pembakaran kantor Bupati Waropen memenuhi panggilan penyidik Polres Waropen. Mereka dikenai wajib lapor.

"Setelah pemanggilan kedua, Rabu (11/3), 10 orang dari 32 yang dilakukan pemanggilan datang ke Polres Waropen untuk memenuhi pemanggilan dari penyidik Satuan Reskrim Polres Waropen," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Kamis (12/3/2020).

Kesepuluh terduga pelaku tersebut berinisial HM (34), SM (27), YA (43), DH (35), AA (35), AB (48), PB (22), ER (21), WB (32), dan PT (30). Saat ini kesepuluh orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kamal menjelaskan penyidik Satreskrim Polres Waropen terus memeriksa para tersangka atas perusakan dan pembakaran kantor Bupati Waropen itu. Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui telah turut serta melakukan perusakan dan percobaan pembakaran Kantor Bupati Waropen pada Jumat (6/3) lalu.

"Memang 10 orang itu tidak dilakukan penahanan, tetapi mereka wajib lapor dan proses penyidikan tetap berjalan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya.

Kamal mengimbau seluruh masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencari kesempatan mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Waropen.

"Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Waropen agar tetap aman dan kondusif jelang pilkada dan kepolisian akan bekerja secara profesional dalam penanganan kasus tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Waropen menetapkan Barnabas Raeryai alias Nabas (37) sebagai tersangka pelaku perusakan dan pembakaran kantor Bupati Waropen. Barnabas ditahan polisi. Barnabas disangkakan dengan Pasal 187 ayat 1e dan 2e KUHP subsider Pasal 170 KUHP.

Diketahui, pada Jumat (6/3) sekitar pukul 06.00 WIT, sejumlah orang merusak dan mencoba membakar Kantor Bupati Waropen. Tindak perusakan tersebut diduga dipicu rasa tidak puas karena Bupati Waropen Yeremias Bisai ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi senilai Rp 19 miliar oleh Kejaksaan Tinggi Papua.

Akibat kejadian itu, kantor Bupati Waropen mengalami kerusakan pada kaca, pintu, dan jendela. Kantor BPKAD pun rusak pada kaca, pintu, dan jendela. Selain itu, ada bekas kebakaran pada pintu dan plafon serta berkas-berkas di ruangan sebelah kanan.

Kantor BPKL juga mengalami kerusakan pada kaca, pintu, jendela, dan ada bekas kebakaran pada plafon serta kursi di ruang masuk kantor. Sejumlah gedung lainnya pun mengalami kerusakan.

Tonton juga Massa Geruduk Kantor Bupati Polman, Minta Kasus Yus Yunus Diungkap! :

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)