Petugas Hotel Ungkap Pertemuan Aulia Kesuma-Pembantu Sebelum Pembunuhan

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 20:55 WIB
Sidang Aulia Kesuma
Sidang Aulia Kesuma Foto: Dwi Andayani/detikcom
Jakarta -

Petugas penginapan Oyo 121 Pasar Minggu bersaksi dalam kasus pembunuhan terhadap Edi Candra Purnama dan korban Muhammad Adi Pradana. Di hotel tersebut, terdakwa Aulia kesuma sempat menemui ketiga membantunya sebelum melakukan pembunuhan.

Pertemuan itu diungkapkan saksi bernama Ananda Galuh, petugas hotel tempat ketiga pembantu Aulia yakni Karsini, Rody Pradana, dan Supriyanto. Ketiganya datang ke hotel pada 23 Agustus 2019 atau sehari sebelum pembunuhan.

"Pertama jam 4 pagi, itu 23 Agustus, datang berdua. Jam 7 baru datang satunya," kata Ananda saat sidang terdakwa Karsini, Rody Pradana, dan Supriyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020).

Dalam kesaksiannya, Ananda menyebut kamar untuk ketiga pembantu Aulia itu sudah dipesan dua hari sebelumnya lewat aplikasi online. Saat kedatangannya pertama kali, Rody hanya menanyakan soal kamar yang sudah dipesan.

Ketiganya baru melakukan check-in pada pukul 10.00 WIB. Rody juga sempat mengatakan akan ditemui seseorang pada siang harinya.

"Pak Rody pesan, nanti siang ada bos saya datang," ungkap Ananda.

Ananda tak mengetahui aktivitas ketiga di kamar hotel. Seingat Ananda, Aulia datang menemui ketiganya pada siang hari.

"Jam 2 siang datang Aulia, nanya kamar Pak Rody. Masuk hanya sebentar habis itu keluar," ujarnya.

Ketiga pembantu Aulia itu akhirnya check-out dan meninggalkan hotel di hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam dakwaan disebutkan ketiganya langsung pulang ke kampung halaman di Lampung setelah menginap di hotel itu.

Seperti diketahui, Karsini, Rody Pradana, dan Supriyanto didakwa membantu Aulia dan Giovanni Kelvin membunuh Edi Candra Purnama dan korban Muhammad Adi Pradana. Kedua korban dibunuh dengan cara diracun lalu jenazahnya dibakar.

Aulia sempat merencanakan membunuh kedua korban dengan cara disantet. Ketiga pembantunya itu sempat membantu mencarikan dukun santet.

(abw/hri)