PKS Tolak Bentuk Pansus Banjir, Waka DPRD: Sudah Sepakat di Rapat, Aneh!

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 04 Mar 2020 22:42 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani (Arief/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua (Waka) DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mengaku heran dengan sikap PKS yang menolak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Banjir. Menurutnya, saat dia memimpin rapat Badan Musyawarah (Bamus) memang sempat ada penolakan, tapi akhirnya ada kesepakatan.

"Waktu di Bamus, memang sempat mempertanyakan, tapi kita, anggota (Bamus) berembuk, kita bilang, 'ini objektif kok.' Akhirnya sepakat. Makanya kalau tidak sepakat ya aneh juga sih," ucap Zita kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2020).

"(PKS) setuju, sepakat kan ketok palu," ucap politikus PAN tersebut.

Zita mengakui, dalam rapat Bamus pada 24 Februari 2020, memang tidak diagendakan dalam undangan. Namun, menurut Zita, hal itu bukan berarti pembentukan pansus tidak bisa dibahas.

"Pokoknya saya dapat TL (permintaan tindak lanjut) dari pimpinan (Ketua DPRD DKI Jakarta), jadi kemungkinan fraksi berkirim kepada pimpinan, pimpinan kirim agenda ke Bamus, tindak lanjuti sesuai aturan. Sesuai aturan itu kan artinya dibahas di Bamus," kata Zita.

Zita menjamin Pansus Banjir tidak akan menjatuhkan Gubernur Anies Baswedan. Namun akan memberikan solusi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait penanganan banjir.

"Jakarta butuh solusi, pansus kan pansus solusi banjir. Kalau tak setuju juga, kenapa? Biarkan warga Jakarta yang menilai," ucap Zita.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani menyebut Fraksi PKS meminta pembahasan ulang Pansus Banjir dalam Bamus.

"Kalau emang nggak ada agenda Pansus Banjir, berarti dianggap nggak sesuai dengan kesepakatan pimpinan karena nggak sesuai agenda. Bahas ulang pansus banjir. Diulang supaya jangan sampai menyalahi aturan," ucap Yani saat dihubungi terpisah.

Selanjutnya
Halaman
1 2