Bandar Jual Sabu Pakai Bungkus Permen di Bantul, Diedarkan Via Aplikasi

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 03 Mar 2020 13:57 WIB
Bandar narkotika di Bantul, Selasa (3/3/2020)
Foto: Bandar narkotika di Bantul (Pradito/detikcom)
Bantul -

Samudera Wahyu Herlangga alias Aga (29) rupanya mengedarkan sabu dengan modus dibungkus permen. Penjualannya pun dilakukan melalui aplikasi chat Telegram.

Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono mengatakan polisi sempat menyita puluhan permen saat menangkap Aga. Setelah dicek, permen tersebut ternyata berisi sabu dengan berat setengah hingga satu gram.

"Modus mengedarkannya dia (Aga) ini pakai bungkus permen, karena kita sita 21 buah permen yang berisi sabu-sabu. Jadi sabunya itu dimasukkan ke dalam bungkus permen, setiap bungkus isinya setengah gram dengan harga jual perbungkus (permen) sekitar Rp 600 ribu," ujar Wachyu saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Selasa (3/3/2020).

Kasat Resnarkoba Polres Bantul, Iptu Ronny Prasadana menambahkan Aga sebetulnya tinggal di Kota Yogyakarta. Dia sengaja indekos di Kecamatan Sewon untuk menyimpan barang haram miliknya.

Kepada polisi, Aga mengaku berkomunikasi dengan konsumennya lewat aplikasi Telegram. Diduga ini dilakukan untuk mencegah komunikasinya terendus polisi.

"Dia (Aga) ini berkomunikasi dengan pemesannya lewat Telegram. Setelah itu, dia bungkus sabunya dan pakai (bungkus) permen, kalau biasanya kan dibungkus plastik terus dilakban," katanya.

Simak Juga Video "Belajar dari YouTube, Peracik Sabu Home Industry di Cipayung Diciduk"

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2