Pola Komunikasi Menkes soal Penyebaran Virus Corona Disorot

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 03 Mar 2020 01:51 WIB
Menkes Terawan terus memantau kondisi 2 WNI yang positif virus corona. Kondisi kedua orang itu pun dilaporkan cukup baik.
Menkes Terawan Agus Putranto (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Isu virus corona mendominasi perbincangan publik lewat media massa dan media sosial. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto lebih sering tampil akhir-akhir ini. Pola komunikasi Terawan kini disorot.

"Berlarut-larutnya, tak dinyatakannya statement yang berbasis akal rasional dari Pak Menkes menyebabkan anomali yang dialami Indonesia (dinamika isu virus corona berjangkit atau tidak) jadi komoditi politik dan ramai jadi perbincangan di media sosial," sorot pakar komunikasi digital Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan kepada detikcom, Selasa (3/3/2020).

Firman sedang mengkritisi perkembangan isu penyebaran virus corona di Indonesia. Semula, pemerintah menyatakan ke rakyatnya bahwa negara ini bebas corona, padahal banyak negara lain termasuk Negeri Jiran sudah mengonfirmasi kasus virus corona di negaranya.

Firman mengamati, pada saat itu Menkes Terawan kurang memberi penjelasan masuk akal ke publik soal bagaimana bisa Indonesia bebas corona. Ketiadaan penjelasan yang masuk akal ini membuat banyak pihak tidak percaya, termasuk sebagian rakyat Indonesia sendiri hingga pihak luar negeri. Ketidakpercayaan itu muncul, menurut Firman, gara-gara gaya komunikasi Terawan.

"Antara lain ketakpercayaan itu disumbangkan oleh Menkes Agus Terawan yang pernyataannya selalu bernada spekulatif religius. Seorang penanggungjawab sebuah institusi yang mengandalkan basis akal rasional, tentu saja dituntut untuk membuat pernyataan yang masuk akal rasional, ketika Indonesia terancam serangan virus. Juga ketika kemudian tetap yakin luput dari serangan virus, seperti pernyataannnya selama ini. Mengapa Indonesia bisa terbebas dari penularan virus, tak kunjung memperoleh penjelasan yang rasional," kritik Firman.

Pola Komunikasi Menkes soal Penyebaran Virus Corona DisorotFirman Kurniawan (Dok. Istimewa)