Mahfud Jamin Aparat Tak Akan Represif Tangani Aksi Buruh Tolak Omnibus Law

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 19:17 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: Dwi Andayani/detikcom)

Terkait penolakan RUU Cipta Kerja, Mahfud mengatakan RUU masih menjadi rancangan dan dapat diperbaiki. Menurutnya, selama pembahasan masih dilakukan, masyarakat masih dapat mengoreksi substansi RUU itu.

"Kesimpulannya, RUU Cipta Kerja itu namanya itu masih RUU, sehingga masih bisa diperbaiki, masih panjang, masih luas arenanya untuk memperbaiki. Selama pembahasan di DPR, siapapun yang punya pendapat lain yang ingin mengoreksi itu bisa," tuturnya.


Sebelumnya, KSPI telah melakukan pertemuan dengan Mahfud. Dalam kesempatan tersebut, KSPI menyatakan penolakannya terhadap omnibus law RUU Cipta Kerja.

KSPI juga menyebut akan kembali melakukan aksi penolakan terhadap RUU Cipta Kerja. Aksi ini disebut akan dilakukan bersamaan dengan rapat paripurna DPR pada Maret 2020 mendatang.

"Dalam waktu dekat ini, kami akan aksi besar-besaran bersama gabungan serikat buruh. Akan aksi di sidang paripurna DPR yang pertama, 23 Maret (2020), mungkin setelah reses," ujar Presiden KSPI Said Iqbal, Rabu (26/2).

Halaman

(dwia/azr)