Round-Up

Benny Tjokro Menyerang Balik

Timd detikcom - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 22:33 WIB
Benny Tjokrosputro
Benny Tjokro (Ibnu/detikcom)
Jakarta -

Tersangka kasus korupsi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro, melakukan perlawanan balik. Benny merasa menjadi tumbal untuk menutupi kerugian PT Jiwasraya.

Serangan balik Benny dimulai dengan melaporkan Direktur Utama Jiwasraya Hexana Trisasongko ke Polda Metro Jaya. Henxana dilaporkan atas dugaan fitnah setelah menyampaikan soal kerugian negara akibat kasus korupsi Jiwasraya Rp 13 triliun dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPR beberapa waktu lalu.

Pelaporan atas Hexana ini diwakilkan oleh kuasa hukum Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Muchtar Arifin. Benny Tjokro sendiri saat ini berstatus sebagai tersangka di kasus korupsi Jiwasraya ini.

"Menyangkut Jiwasraya ya dugaan tindak pidana korupsi. Nah kedatangan saya di Polda Metro Jaya siang ini ingin menyampaikan laporan pengaduan terhadap Dirut Jiwasraya Hexana Trisasongko dan juga sekretaris perusahaannya karena beberapa hari lalu ketika dengar pendapat di DPR," kata Muchtar kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).

Muchtar menjelaskan fitnah itu terjadi saat Hexana melakukan rapat dengar pendapat bersama DPR beberapa waktu lalu. Saat rapat itu, sebutnya, Hexana menyinggung kerugian negara Rp 13 triliun merupakan saham Benny.

"Dirutnya menyatakan bahwa kerugian negara dalam bentuk gagal bayar Jiwasraya sekitar Rp 13 T lebih. Itu semuanya sahamnya kepunyaan klien kami Benny Tjokrosaputro. Ini tentu tidak sesuai dengan fakta. Kami anggap ini merupakan fitnah yang merugikan juga nama baik dari klien kami," ucapnya.

Muchtar menyebut saham Jiwasraya itu bukan kepemilikan Benny seorang.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3