Rano Karno Akan Jadi Saksi Sidang Wawan

Faiq Hidayat - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 07:01 WIB
H. Rano Karno, S.I.P (lahir di Jakarta, 8 Oktober 1960; umur 56 tahun) adalah seorang aktor, penyanyi, dan sutradara, Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Banten sejak 12 Agustus 2015. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Banten sejak 13 Mei 2014 hingga 12 Agustus 2015 menggantikan Ratu Atut Chosiyah yang dinonaktifkan karena terkait kasus suap pilkada di MK. Ia terkenal pada tahun 1970-an dan 1980-an sebagai aktor melalui sejumlah film seperti Rio Anakku, Gita Cinta dari SMA, dan Taksi, serta sebagai Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan pada tahun 1990-an. Selain aktor, Rano Karno juga dikenal sebagai penyanyi dan sutradara.
Foto Rano Karno: Dikhy Sasra
Jakarta -

Mantan Wakil Gubernur Banten, Rano Karno akan menjadi saksi sidang lanjutan perkara suap yang menjerat Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Selain Rano, Yayah Rodiah juga akan menjadi saksi sidang tersebut.

"Rano Karno dan Yayah," kata pengacara Wawan, Tb Sukatma kepada wartawan, Senin (24/2/2020).

Sidang lanjutan tersebut akan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta pada hari ini. Diketahui, Rano Karno sudah dua kali dipanggil jaksa untuk menjadi saksi, namun tidak pernah memenuhi panggilan.

Dalam surat dakwaan Wawan, Rano Karno disebut jaksa menerima uang Rp 700 juta terkait pengadaan alat kesehatan Pemerintah Provinsi Banten. Ketika itu, Rano Karno menjabat Wakil Gubernur Banten mendampingi Ratu Atut Chosiyah selaku Gubernur Banten. Namun Rano Karno membantah menerima uang itu.

"Ini perkara lama yang sudah berulang-ulang saya terangkan kepada publik dan teman-teman di KPK. Pernyataan saya masih serupa, lalu lintas uang seperti yang disampaikan saksi Kadinkes ketika itu, Saudara Djaja, tak pernah ada," ujar Rano Karno saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (31/10).

Dalam persidangan ini, Wawan duduk sebagai terdakwa. Komisaris Utama PT Balipasific Pragama (BPP) itu didakwa merugikan negara terkait pengadaan alkes di Banten dan Tangsel serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Tonton video Jaksa KPK Minta Hakim Tolak Eksepsi Wawan:

[Gambas:Video 20detik]

(fai/zap)