Bicara Moderasi Beragama, Menag Tegaskan Bukan untuk Ubah Agama

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 14:32 WIB
Menag Fachrul Razi di Pandeglang Banten. (Foto: Bahtiar/detikcom)
Foto: Menag Fachrul Razi di Pandeglang Banten. (Foto: Bahtiar/detikcom)
Pandeglang -

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menghadiri acara di Universitas Matla'ul Anwar, Pandeglang, Banten. Fachrul pun berbicara soal moderasi beragama.

Fachrul bicara di hadapan pengurus organisasi Islam dan lembaga pendidikan Matla'ul Anwar. Dia mengatakan, moderasi beragama masuk pada rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024.

"Moderasi beragama, saya garis bawahi bahwa yang kita moderasi adalah cara kita beragama, bukan agamanya, kalau agama kita tahu sampai akhir zaman pun sudah moderat," kata Fachrul di Universitas Matla'ul Anwar, Pandeglang, Banten, Kamis (20/2/2020).

Namun, Fachrul menjelaskan moderasi yang dimaksud bukan untuk mengubah agama. Yang dimoderasi, kata dia, adalah cara beragama khususnya dalam bersosial dengan yang berpandangan berbeda. Termasuk dengan agama yang berbeda.

Facrul menuturkan, bahwa pendiri Matla'ul Anwar KH Mas Abdurrahman dalam biografinya mengatakan, pemberantasan kebatilan dilakukan dengan cara halus dan bijaksana. Tidak dengan cara radikal tapi sedikit demi sedikit. Karena itu, moderasi beragama penting dilakukan.

"Itulah berdakwah dengan nasihat rasa kasih sayang sehingga menyentuh hati mereka," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Fachrul juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan umun dan agama di Matla'ul Anwar. Dia meminta Matla'ul Anwar harus menjaga toleransi dan kerukunan beragama bahkan jadi unggulan di Pandeglang bahkan Indonesia.

"Pendidikan baik untuk menghadapi tanangan global, saya meyakini pendidikan jadi kunci segenap persoalan bangsa," pungkas Fachrul.

Tonton juga video Menag Mau Jemaah Haji Pakai Kartu Debit di Arab Saudi:

[Gambas:Video 20detik]

(bri/mae)