Cerita Dokter Budi Mendadak Diminta Ikut Evakuasi WNI dari Wuhan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 15:52 WIB
Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Budi Sylvana yang juga perwakilan dokter dalam tim evakuasi 238 WNI dari Wuhan, China
Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Budi Sylvana (dua dari kanan) yang juga perwakilan dokter dalam tim evakuasi 238 WNI dari Wuhan, China. (Lisye/detikcom)
Jakarta -

Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan Budi Sylvana, yang juga perwakilan dokter dalam tim evakuasi 238 WNI dari Wuhan, China, membagikan pengalamannya selama proses evakuasi. Dia mengaku mendapat tugas dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kurang dari 24 jam sebelum berangkat ke Wuhan.

"Pertama kali saya mendengar, saya baru menerima perintah itu kurang dari 24 jam sebelum berangkat. Besok pagi berangkat saya terima kabar sore dari Pak Menteri Kesehatan agar segera berangkat," ujar Budi saat berbincang dengan Menlu Retno Marsudi di Kemlu, Jalan Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).

Saat Menlu Retno mengumumkan akan mengevakuasi dalam waktu 1x24 jam, Budi mengira tak akan ikut dalam tim. Namun, Budi diminta langsung oleh Menkes Terawan. Jadi dia tak memiliki banyak persiapan sebelum berangkat.

"Namun semenjak Ibu (Menlu) menyampaikan di media bahwa 'Proses evakuasi akan dilakukan kurang dari 1x24 jam' tapi saya masih santai saja. Karena saya tidak mengira ke Wuhan. Akibatnya, karena kami tidak mempersiapkan diri, kami hanya persiapkan semua kebutuhan untuk proses evakuasi," katanya.

"Namun di menit terakhir sore hari menjelang saya pulang kantor, saya dapat kabar bahwa Menteri Kesehatan memerintahkan kami untuk langsung pergi ke Wuhan," jelas dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2