4 Mahasiswa RI dari Wuhan Tiba di Kendari, Warga Diminta Tak Mengucilkan

Sitti Harlina - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 10:42 WIB
Empat mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sempat menjalani masa karantina di Natuna tiba di Kota Kendari (Sitti Harlina/detikcom)
Empat mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sempat menjalani masa karantina di Natuna tiba di Kota Kendari. (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari -

Empat mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berkuliah di China dan sempat menjalani masa karantina di Natuna tiba di Kota Kendari melalui Bandara Haluoleo. Masyarakat diminta menerima mereka tanpa perlakuan berbeda.

Empat mahasiswa tersebut adalah Yayu Indah Maharani asal Kota Kendari yang berkuliah di Hubei University of Science and Technology, Fitri Indah Dewi asal Kabupaten Bombana yang berkuliah di Hubei University of Science and Technology, Klarasani Nurrahmi Safitri asal Kabupaten Kolaka yang berkuliah di Hubei University of Science and Technology, dan Nia Daniati Rusli asal Kabupaten Kolaka yang berkuliah di Hubei Minzu University.

Pantauan detikcom, Selasa (18/2/2020), keempatnya tiba dan langsung menuju ruang pemeriksaan kesehatan di Bandara Haluoleo. Selang beberapa menit, keempat mahasiswa menuju ruang VIP Bandara Haluoleo untuk dilakukan serah-terima dari pemerintah kepada pihak keluarga.

Asisten II Setda Sultra Suharno mengucap syukur atas kehadiran keempat mahasiswa asal Sultra dengan selamat dan dalam kondisi sehat.

"Keempat anak kita ini sudah melalui tahapan karantina di Natuna dan alhamdulillah semua negatif jadi tidak perlu khawatir lagi," katanya.

Dikatakannya, masyarakat pun tidak perlu lagi ragu dan bisa beraktivitas bersama. "Mohon semua masyarakat untuk menerima dan jangan sampai dikucilkan karena semuanya sehat," pintanya.

Hal senada dikatakan Wali Kota Kendari Sulkarnain bahwa kepulangan empat mahasiswa asal Sultra ini menjadi hal yang patut disyukuri. Saat ini keempat mahasiswa dari Wuhan tentu bisa merasa lega karena bisa berkumpul bersama keluarga.

"Mari kita berikan dukungan agar mereka ke depannya bisa tetap melanjutkan pendidikan mereka," sebut dia.

Tonton Juga "Sepenggal Kisah WNI Dievakuasi dari Wuhan"

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/jbr)