Asap dan Uap Panas Keluar dari Lantai Rumah Makan Gegerkan Warga Medan

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 22:46 WIB
Asap dan uap panas keluar dari lantai rumah makan di Medan (Ahmad Arfah/detikcom)
Foto: Asap dan uap panas keluar dari lantai rumah makan di Medan (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Asap dan uap panas keluar dari lantai rumah makan milik salah seorang warga di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kemunculan asap dan uap panas ini menjadi perhatian masyarakat.

Pantauan detikcom di lokasi pada Senin (17/2/2020) sekitar pukul 21.30 WIB, tampak masih ada asap yang keluar dari lantai yang sudah dilubangi itu.

Dedy Syahputra, pemilik rumah makan menjelaskan kejadian ini bermula saat lantai terasa sangat panas. Karena kondisi itu, Dedy mengambil langkah untuk melubangi lantai.

"Setelah dilubangi, asap keluar mengepul. Ada bau seperti belerang yang keluar dari lubang ini ketika pertama dilubangi," ujar Dedy ketika dimintai keterangan detikcom.

Awalnya Dedy mengira asap yang keluar dari lantai rumah makan miliknya karena ada kabel listrik yang terputus. Namun setelah dilakukan pengecekan hal itu tidak terbukti.

Asap dan Uap Panas Keluar dari Lantai Rumah Makan Gegerkan Warga MedanFoto: Asap dan uap panas keluar dari lantai rumah makan di Medan (Ahmad Arfah/detikcom)

Dedi mengaku belum mengetahui penyebab adanya asap dan uap panas yang keluar dari lantai rumah makannya itu. Kejadian ini, kata Dedy, sudah ia laporkan ke Kepala Lingkungan sekitar wilayah rumah makan miliknya.

"Sudah kami laporkan ke pak Kepling, dia juga sudah datang melihat. Tadi juga sudah ada dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang datang melihat lubang ini, tapi sampai sekarang belum tau apa penyebab ini berasap," jelas Dedy.

Di tempat terpisah, BPBD Kota Medan saat dikonfirmasi menjelaskan kejadian itu hanya uap gas yang keluar dari dalam tanah.

"Sudah dilakukan pengecekan oleh tim, disimpulkan hanya uap panas. Namun begitu akan dilakukan pengkajian mendalam dari pihak perusahaan gas negara dan instansi terkait lainnya untuk keterangan lebih lanjut," ujar tim kaji cepat TRC BPBD Medan, Sonni Yudha.

(jbr/jbr)