Guru Aniaya Murid SD di Jaktim, Polisi: Sudah Dimediasi Pihak Sekolah

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 21:18 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Matraman, Jakarta Timur diduga dianiaya oleh oknum guru berinisial F. Polisi menyebut perkara tersebut sudah dimediasi oleh pihak sekolah.

Kapolsek Matraman, Kompol Tedjo Asmoro menjelaskan kekerasan tersebut terjadi pada Selasa (11/2). Saat itu, korban kedapatan bermain bola saat sedang proses ujian.

"Intinya ada lagi ujian anak itu main bola di halaman, jadi guru itu refleks lah, bukan sengaja mukul-mukulin," kata Kompol Tedjo saat dihubungi, Kamis (13/2/2020).

Tedjo menyebut anak tersebut mengalami lebam karena akibat pukulan tersebut. Pihak sekolah langsung membawa korban ke rumah sakit.



"Ada bekas tangan, lebam lah itu. Tapi kan namanya refleks guru ke siswa. Kemudian anaknya dibawa ke RS oleh kepala sekolah," ucap Tedjo.

Tedjo mengatakan, kasus ini telah diselesaikan oleh pihak sekolah. Pihak sekolah memutuskan menonaktifkan guru tersebut.

"Untuk guru sudah dinonaktifkan, sudah diskors dan sudah nggak ngajar di situ lagi," imbuhnya.

Tedjo mengatakan, kasus itu tidak sampai dilaporkan ke pihak kepolisian. Sebab, orang tua korban juga sudah terima keputusan sekolah yang menonaktifkan guru tersebut.

"Kejadiannya (dijelaskan) begini dan orang tua mengerti, persoalan sudah dimediasi sama Lurah, Binmas dan oleh pihak sekolah," ujarnya.

(maa/mea)