Sidang Sopir Taksi Online Diduga Salah Tangkap, Korban: Saya Dilecehkan

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 12 Feb 2020 20:27 WIB
Ari Darmawan
Ari Darmawan dibela Hotma Sitompul (Istimewa)
Jakarta -

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) melanjutkan sidang perkara pencurian dan kekerasan dengan terdakwa sopir taksi online, Ari Darmawan. Sidang digelar dengan mendengarkan keterangan 7 saksi, salah satunya korban Suhartini.

Mengawali kesaksiannya, Suhartini mengatakan dia bersama satu temannya memesan taksi online melalui aplikasi pada pukul 03.40 WIB dari daerah Kemang, Jaksel. Menurutnya, dia melihat dan mengingat secara pasti pelat mobil yang ditumpanginya.

"Saya memesan dari tempat Kemang menuju Cipete. Kalau kita pesan Go-Car kita cocokin, saya sendiri cocokin yang diaplikasi dan kendaraan sama. Pelatnya B-2980 saya pastikan sesuai, saya liat 2 kali," kata Suhartini di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Rabu (12/2/2020).


Saat perjalanan, Suhartini mengaku ada telepon dari nomor tidak dikenal. Menurutnya, pada saat itu pengemudi yang diyakininya adalah Ari meminta dirinya membatalkan dan mengacuhkan pengemudi lain yang menelepon.

"Ada telepon masuk dari ID number, saya ngomong ke teman saya, 'Kok ada telepon,'" ucap Suhartini.

"Kata driver, 'Mbak awas itu penipuan, itu order fiktif. Mbak cancel cepetan, nanti saldo kepotong,'" tuturnya.


Selanjutnya, dia menyebut driver yang membawanya berjalan tidak sesuai dengan arah tujuan. Serta menghentikan mobilnya dan menodongkan golok ke arahnya.

"Tiba-tiba mobil diberhentikan, kemudian saya ditodong. Kemudian dia menyita handphone dan ID card, saya bilang, 'Bapak kalau mau uang, kita ngasih uang cash ke ATM sekarang,'" kata Suhartini.

Selanjutnya
Halaman
1 2