Dikritik soal Refomasi Birokrasi, Kemenag Banggakan Penghargaan MenPAN-RB

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Rabu, 12 Feb 2020 14:52 WIB
Rapat Komisi VIII dengan Kemenag di DPR (Foto: Azizah/detikcom)
Rapat Komisi VIII dengan Kemenag di DPR (Foto: Azizah/detikcom)

Dengan data kepegawaian itu, menurutnya, pihaknya akan mengetahui posisi mana saja yang akan kosong sebelum ditinggalkan para pejabatnya. Selain itu, Nur Kholis mengatakan pekan depan Kemenag akan memulai lelang jabatan untuk 19 posisi.

"Jadi kami dengan data kepegawaian tentu tahu siapa yang akan pensiun tahun berapa, bulan apa, dan sudah berapa lama dia menjabat. Itu yang kemudian kami lakukan asesmen sebanyak 44 orang pada bulan Desember dan Januari yang lalu, yang kemudian dikukuhkan sebanyak 12 tempat beberapa waktu yang lalu," jelas Nur Kholis.

"Yang nanti Insyaallah di minggu-minggu yang akan datang atau hari Senin ya, sebagai mana jadwal yang ditetapkan, kita segera mengumumkan lelang untuk 19 formasi jabatan tinggi madya maupun jabatan tinggi pratama," lanjut dia.

Nur Kholis sendiri menjabat sebagai ketua lelang jabatan di Kemenag dengan Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury sebagai sekretarisnya. Kemenag juga melibatkan pihak eksternal dalam lelang jabatan tersebut.

"Anggotanya ada lima orang itu justru dari BKN ada tiga orang, kemudian dari MenPAN-RB satu orang, dan satu lagi adalah mantan komisioner KPK Pak Haryono Umar. Ini adalah bentuk kami untuk mempertanggungjawabkan pada publik terkait seleksi jabatan tinggi madya maupun pratama yang mudah-mudahan bisa lebih baik dibandingkan dengan masa-masa yang sudah," katanya.

Kritik soal reformasi birokrasi di Kemenag itu sebelumnya dilontarkan Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily dalam rapat. Ace meminta masalah reformasi birokrasi di tubuh Kementerian Agama menjadi perhatian serius. Menurutnya, reformasi birokrasi di Kemenag masih jauh dari yang diharapkan.

"Saya terus terang aja berkali-kali selalu menyampaikan reformasi birokrasi di tubuh internal Kemenag ini menurut saya masih jauh panggang dari api. Dan itu adalah tanggung jawab dari Pak Sekjen, sebagai nomor satu birokrasi di Kemenag," ujarnya.

Halaman

(azr/mae)