KPK Bicara Kondisi Mata Kiri Novel Baswedan: Tak Bisa Diperbaiki Lagi

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 16:17 WIB
Korban penyiraman air keras Novel Baswedan bicara alasannya tak ikut rekonstruksi yang digelar polisi. Faktor kesehatan jadi alasan ia tak ikut rekonstruksi itu
Novel Baswedan (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

KPK berbicara mengenai kondisi mata penyidik Novel Baswedan yang terluka akibat penyiraman air keras. KPK menyebut kondisi mata kiri Novel terus memburuk dan dipastikan tidak bisa disembuhkan.

"Hasil pemeriksaan terakhir pada 5 Februari 2020 di Singapura, tim dokter yang selama ini menangani mata Novel menyatakan kondisi mata kiri tidak dapat diperbaiki lagi karena kerusakan sebagian besar retina, sehingga kondisi terakhir mata kiri hanya dapat melihat cahaya," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (7/2/2020).

Dengan demikian, Ali mengatakan, Novel tetap harus mendapatkan perawatan secara intensif dari tim dokter. Hal itu agar mata kirinya tidak mengalami infeksi yang semakin parah.

"Kondisi ini tetap membutuhkan perawatan dan kontrol dokter yang berkelanjutan untuk mencegah infeksi yang mungkin akan timbul kembali yang dapat menyebabkan diangkatnya bola mata kiri secara keseluruhan," sebutnya.

Selain mata kiri, Novel mendapatkan perawatan untuk mata kanannya. Ali mengatakan perawatan diperlukan untuk menjaga agar penglihatan mata kanan Novel tidak juga menurun.

"Sementara kondisi mata kanan Novel masih sama seperti sebelumnya. Kemampuan melihat sekitar 60 persen dengan menggunakan lensa khusus. Mata kanan membutuhkan perawatan berkelanjutan untuk mencegah terjadinya penurunan kemampuan melihat," sebut Ali.

Ali menjelaskan kondisi kesehatan mata Novel ini terus menurun sejak 6 bulan lalu. Alhasil, Novel tidak bisa mengikuti kegiatan rekonstruksi kasus penyiraman air keras yang dilakukan pagi tadi.

"Sedianya penyidik KPK Novel Baswedan dijadwalkan mengikuti rekonstruksi terkait perkara penyiraman air keras yang dilakukan terhadapnya. Novel batal hadir karena kondisi kesehatan matanya tersebut. Meski demikian, beberapa waktu terakhir Novel berusaha tetap menjalankan tugasnya sebagai penyidik KPK," kata dia.

Simak Video "Novel Baswedan: Jangan Ada Pihak yang Dikorbankan"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2