Ribuan Kendaraan Dinas di Sulut Nunggak Pajak

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Feb 2020 08:18 WIB
Seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bandung dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk mudik Lebaran 2017.
Ilustrasi (dok.detikcom)
Manado -

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara, UPTD Sangihe, Stenly Ticoalu mengatakan, ribuan kendaraan dinas masih menunggak pajak di wilayah Kabupaten Sangihe dan Talaud serta Sitaro. Kendaraan itu terdiri dari mobil dan juga sepeda motor.

"Sampai saat ini ada 1.587 unit kendaraan bermotor milik pemerintah di tiga kabupaten kepulauan yang masih menunggak pajak," kata Stenly Ticoalu di Tahuna sebagaimana dilansir Antara, Kamis (6/2/2020).

Menurut dia, petugas sudah menyampaikan surat kepada pemerintah kabupaten mengenai tunggakan pajak kendaraan bermotor.

"Kami telah menyampaikan informasi kepada pemerintah kabupaten tentang tunggakan pajak kendaraan dinas," kata dia.

Dia mengatakan kendaraan bermotor yang menunggak pajak terdiri dari kendaraan dinas roda empat dan roda dua.

"Kami berharap pemegang kendaraan dinas yang masih menunggak pajak segera melunasi tunggakan," kata dia.

Kendaraan dinas yang menunggak pajak terdiri dari Kabupaten Sangihe yaitu roda dua 447 unit dan roda empat berjumlah 144 unit.

Kabupaten Talaud terdiri roda dua 590 unit dan roda empat 145 unit. Kabupaten Sitaro terdiri roda dua 219 unit roda empat 42 unit.

"Secara keseluruhan untuk roda dua berjumlah 1.256 kendaraan dan roda empat sebanyak 331 unit sehingga semuanya berjumlah 1587 unit," kata dia.

(asp/asp)