Bertemu Ma'ruf Amin, Mendagri Bahas Usulan Pangkas Birokrasi Dana Desa-BOS

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 17:25 WIB
Mendagri Tito Karnavian (Matius Alfons-detikcom)
Foto: Mendagri Tito Karnavian (Matius Alfons-detikcom)
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menemui Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Pertemuan itu membahas upaya pemangkasan birokrasi menganai alokasi dana desa dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pusat ke daerah.

"Prinsipnya sebetulnya positif, yaitu ingin memotong birokrasi, jangan sampai selama ini dana desa itu adanya di kabupaten, dari kabupaten baru ke desa. Namun seperti yang disampaikan oleh Ibu Menteri Keuangan, ada potensi penyimpangan di tingkat kabupaten, sehingga lebih baik potong jalur diserahkan kepada desa," kata Tito di kantor Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

"Ini juga terjadi dalam Bantuan Operasional Sekolah. Untuk SMA itu ke provinsi, kemudian untuk SMP-SD itu ke kabupaten. Problemnya ada masukan, di daerah-daerah tertentu itu ada yang terlambat 3 bulan dan harus ngurus," sambungnya.


Tito mengatakan, upaya pemangkasan birokrasi pada alokasi penyaluran dua pendanaan tersebut dikarenakan sistem yang saat ini dilaksanakan memakan waktu yang lama dan tidak efisien dalam penerapannya. Dia menyebut banyak daerah yang kesulitan menyerap dana tersebut karena alokasinya tidak langsung ke lembaga yang membutuhkan.

"Bayangkan misalnya dari Nias dia harus ngurus ke Medan untuk dana SMA gitu ya. Kemudian dari Papua harus ngurus ke Jayapura, dari Kepulauan Natuna misalnya ngurus ke Batam, kan jauh. Sehingga ada yang sampai 3 bulan dananya belum turun. Kasihan kalau seandainya orang tua urunan dan baru nunggu diurus dananya, ini tidak efektif," ucap Tito.

Simak video Jokowi Minta Warga Ikut 'Pelototi' Dana Desa:

Selanjutnya
Halaman
1 2