Kurator Baru Kumpulkan Rp 8,1 Miliar Aset Abu Tours untuk Dicairkan

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jumat, 31 Jan 2020 17:13 WIB
Kasus Abu Tours masih bergulir di Polda Sulsel. Satu persatu aset milik bos Abu Tours, Hamzah Mamba, bahkan telah disita polisi.
Kantor Abu Tours (Ibnu Munsir/detikcom)
Makassar -

Pihak kurator mengumpulkan para agen, mitra, dan jemaah Abu Tours untuk menyampaikan perkembangan pencairan aset travel agent umrah ini. Hingga kini baru sekitar Rp 8,1 miliar uang yang terkumpul dari pencairan aset.

"Yang sudah di-appraisal itu nilainya Rp 8,1 miliar dari total kerugian Rp 1,6 triliun," kata kurator Abu Tours, Tasman Gultom, di Makassar, Jumat (31/1/2020).

Tasman mengatakan pihaknya mengumpulkan jemaah Abu Tours di Pengadilan Niaga Makassar untuk menyampaikan perkembangan pencairan aset milik Hamzah Mamba ini.

"Contoh sudah melakukan appraisal terhadap aset Abu Tours yang sudah ada di kami. Kedua, kami jelaskan bahwa sebagian belum diserahkan oleh kejaksaan. Kami masih menunggu hal-hal yang sifatnya masih birokrasi," terangnya.

Dia mengatakan saat ini sudah ada beberapa aset Abu Tours yang mereka pegang, semisal puluhan kendaraan roda empat dan roda dua, 2 ruko, dan 2 unit apartemen.

"Tapi semua belum di-appraisal. Yang baru di-appraisal Rp 8,1 miliar. Asetnya ini ada di Makassar, Jakarta, dan Kendari," kata dia.

Tasman juga menyebut proses pencairan aset Abu Tours ini tergolong cepat setelah keluarnya keputusan sidang permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) atas Abu Tours pada 2019.

"Kendalanya tidak ada, kami masih normal-normal saja, tidak lambat. Ini baru berjalan setahun, kalau kami ini sih cepat. Rencananya secepatnya kami mencari terus," ucapnya.

Selain aset, pihaknya akan melakukan verifikasi ulang kepada jemaah Abu Tours untuk memudahkan pendataan. "Terus nanti verifikasi kembali karena ada yang dobel (nama)," ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan putusan sidang permohonan PKPU di Pengadilan Negeri Makassar, hakim memutuskan PT Amanah Bersama Umat (Abu Tours) dinyatakan pailit dan asetnya dikembalikan kepada jemaah melalui kurator yang telah ditunjuk.

"Di Abu Tours kan tidak ada perdamaian, PKPU langsung diputus pailit. Kedua, tidak ada tuntutan disita sama negara," kata kurator Tasman Gultom saat berbincang dengan detikcom, Selasa (19/11/2019).

Tonton juga video Hakim Jatuhkan Denda Rp 1 Miliar ke Abu Tours:

[Gambas:Video 20detik]

(fiq/jbr)