Polisi Tangkap 4 Produsen Miras Oplosan, Ada Pensiunan TNI

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 30 Jan 2020 13:25 WIB
Polres Bandara Soetta tangkap 4 pengoplos miras oplosan
Polres Bandara Soetta tangkap 4 pengoplos miras oplosan (Foto: Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Jakarta -

Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap empat pelaku pengoplos minuman keras (miras). Para pelaku ditangkap dari pengembangan usai polisi menemukan kejanggalan dari minuman yang dikonsumsi sekelompok orang yang sering nongkrong di sekitar bandara.

"Ini berawal dari adanya bentuk kegiatan prefentif yang dilakukan teman-teman Polres Bandara melakukan kegiatan patroli sekitar tanggal 19 Januari yang lalu. Menemukan ada sekelompok orang yang duduk-duduk, itu pekerja-pekerja sekitar bandara sini, nongkrong-nongkrong lagi minum miras," Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di Taman Integritas, Mako Polresta Bandara Soetta, Kamis (30/1/2020).

Polisi mengamankan tiga laki-laki dan seorang perempuan dengan peran berbeda. Mereka adalah AR(27) sebagai pengedar, HS alias PJ (61) pensiunan TNI sebagai pemodal, RA (24) sebagai pencari botol bekas, dan S alias G (34) sebagai peracik.

Polisi mencurigai adanya kejanggalan pada miras tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, polisi memastikan minuman itu adalah miras oplosan.

"Ditemukan kejanggalan di minuman yang dikonsumsi oleh ada beberapa pekerja pada saat itu. Ada kejanggalan, baik itu di rasa, di botol, seperti asli tapi bukan asli. Kemudian Reskrim Polres Bandara melakukan penyelidikan mengecek langsung keaslian dari minuman ini. Memang dipastikan minuman ini bukan minuman asli," ujar Yusri.

Botol miras oplosan yang disita Polres Bandara SoettaBotol miras oplosan yang disita Polres Bandara Soetta Foto: Kadek Melda Luxiana/detikcom

Para pelaku mencampurkan 90 persen alkohol yang didapat melalui toko kimia dengan bahan-bahan lain, salah satunya minuman penguat energi. Racikan tersebut kemudian dicampur dalam satu ember lalu dimasukkan dalam botol-botol yang disiapkan pelaku.

"Dia mengoplos dari bahan-bahan yang pertama menggunakan alkohol 90 persen yang dibeli bebas di toko-toko kimia. Dia pikir minuman alkohol dicampur saja alkohol. Kemudian menggunakan campuran Kratingdaeng untuk penyegar, kemudian ada campuran yang lain saya nggak mau sebutkan nanti bisa jadi distributor lagi, diaduk saja di ember kemudian dia tuangkan masuk ke dalam botol-botol yang dia beli juga," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2