Edarkan Uang Palsu, Pengemudi Ojol di Gowa Ditangkap Polisi

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 14:43 WIB
Polres Gowa menangkap dua orang terkait dugaan penyebaran uang palsu (M Nur Abdurrahman/detikcom)
Polres Gowa menangkap dua orang terkait dugaan penyebaran uang palsu (M Nur Abdurrahman/detikcom)
Gowa -

Tim anti bandit Polres Gowa mengamankan dua tersangka pengedar uang palsu. Dari kedua tersangka, polisi menyita delapan lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan lima lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu.

Pelaku yang diamankan berinisial FS (26), merupakan pengemudi ojek online (ojol), bersama seorang tersangka lainnya, DE (19), remaja yang tinggal di Makassar.

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola, dalam keterangan pers di kantornya, Rabu (28/1/2020), mengatakan tersangka FS, diamankan saat membeli voucher pulsa, menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu di salah satu kios pulsa di Jalan Poros Panciro, Limbung, Gowa.

"Awalnya tersangka FS diamankan warga pemilik kios bersama anggota Polsek Bajeng, setelah dilakukan pengembangan, kita lalu menangkap tersangka DE di dekat rumahnya di Antang, Makassar," ujar Boy.

Boy menyebutkan, modus yang digunakan tersangka adalah berbelanja menggunakan uang palsu di toko-toko kecil yang tidak memiliki alat pendeteksi uang palsu. Hasil interogasi polisi kedua tersangka mengakui telah beberapa kali berbelanja menggunakan uang palsu.

Setiap berbelanja, tersangka menerima kembalian uang asli yang kemudian dikumpulkan dan akan disetorkan ke pembuat uang palsu, dengan kelipatan uang palsu Rp 1 juta akan diganti uang asli Rp 200 ribu.

"Saat ini kita sedang memburu dua pelaku lainnya yang merupakan otak pembuat uang palsu, berinisial AT (22), yang juga berprofesi pengemudi ojol dan FD (19), keduanya warga Kota Makassar," tambah Boy.

Atas perbuatan mengedarkan uang palsu, tersangka dijerat Pasal 244 KUHP tentang pengedaran uang palsu dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

(mna/jbr)