Round-Up

Setneg Mau Tanya Ahli Sebelum Setujui Revitalisasi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 22:13 WIB
Revitalisasi Monas
Proyek revitalisasi Monas. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka belum mengeluarkan izin terkait revitalisasi Monas. Komisi Pengarah akan terlebih dahulu meminta pendapat ahli sebelum menyetujui revitalisasi.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara sekaligus Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka, Pratikno, dalam rapat kerja (raker) di Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020). Pratikno mengaku masih menunggu surat dari Badan Pelaksana mengenai revitalisasi Monas.

"Kami (Komisi Pengarah) akan segera lakukan sidang. Tapi sebelum itu kami undang para ahli dari berbagai bidang, apakah itu (Monas) termasuk heritage lingkungan, arsitektur perkotaan," kata Pratikno.

Pratikno akan segera menggelar rapat untuk memutuskan kelanjutan revitalisasi Monas. Revitalisasi Monas diminta tak merugikan masyarakat.

"Kita sudah siap dengan substansi, cukup detail. Setelah itu kami akan rapat secepatnya. Jangan sampai merugikan masyarakat karena ada fasilitas yang terbengkalai. Jadi itu yang terjadi. Jadi kasus revitalisasi bukan yang pertama," sebut Pratikno.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4