Jual Senpi Dinas dan Gelapkan Mobil, Brigadir HH Jadi DPO

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 17:40 WIB
Pihak kepolisian melakukan uji tembak senpu glock 17 terkait insiden peluru nyasar ke gedung DPR. Uji tembak diselenggarakan di Lapangan Mako Brimob.
Ilustrasi senpi (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Seorang polisi berinisial Brigadir HH masuk daftar pencarian orang (DPO). Brigadir HH diburu karena melakukan praktik jual-beli senjata api ilegal.

"Sudah dikeluarkan DPO dan kita lakukan pencarian kepada yang bersangkutan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2020).

Surat DPO Brigadir HH diterbitkan pada 28 Januari 2020 dan ditandatangani Kabid Propam Polda Kalbar Kombes Rudy Mulyanto. Dalam surat itu disebutkan Brigadir HH telah melanggar Kode Etik Profesi Polri dengan menjual senjata secara ilegal.

"Melakukan penyalahgunaan Senjata Api Dinas jenis Glock 17 Nomor KTN 743 dengan cara menjual kepada orang Iain yang nyata-nyata bukan anggota Polri," demikian tertulis dalam surat tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2