Yasonna Panen Anggapan Konflik Kepentingan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 07:06 WIB
Menkum HAM Yasonna Hamonangan Laoly (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Hamonangan Laoly sempat menyatakan Harun Masiku masih berada di luar negeri. Namun belakangan diketahui, tersangka suap pergantian antar waktu (PAW) Fraksi PDIP DPR itu sudah berada di Indonesia. Anggapan soal konflik kepentingan kemudian menyeruak.

"Pokoknya belum di Indonesia," kata Yasonna di Lapas Cipinang, Kamis (16/1).

Yasonna menjawab pertanyaan mengenai adanya kabar yang menyebutkan Harun sudah berada di Indonesia pada 7 Januari, setelah sebelumnya bertolak ke Singapura pada 6 Januari. Yasonna mengatakan berdasarkan informasi yang dia terima, Harun pergi ke Singapura pada 6 Januari. Setelah itu, menurut Yasonna, belum ada kabar keberadaan Harun.

"Ke Singapura. Jadi tanggal delapan kan OTT, tanggal 6 dia sudah di luar. Apa tujuannya di luar, kita tidak tahu barangkali dia juga tidak tahu akan di-OTT. Dia memang sudah keluar dari republik ini," kata Yasonna.

Usut punya usut, Harun sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari, alias sebelum Yasonna memberi pernyataan di atas. Hal ini disampaikan istri Harun bernama Hilda. Keterangan ini disampaikan istri Harun, Hilda, saat ditemui di kediamannya pada 21 Januari 2020.

"Kalau tanggal 7 Januari dia sudah balik Jakarta. Dia sempat kasih kabar jam 12 malam, katanya sudah tiba di Jakarta. Itu terakhir komunikasinya," ujar Hilda.

Belakangan, Direktur Jenderal (Ditjen) Imigrasi Ronny Sompie, bawahan Yasonna, mengakui Harun Masiku sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020. Ronny menyebut ada persoalan para perangkat yang ada di Bandara Soekarno-Hatta sehingga sebelumnya belum diketahui kedatangan Harun itu.

"Sudah masuk rupanya setelah kita dalami sistem itu sudah masuk," ucap Ronny kepada detikcom, Rabu (22/1).

"Memang ada delay time karena di (Terminal) 2F itu perangkat IT kita baru pasang di sana jadi ada delay time setelah kita dalami dan kita tahu sudah masuk tanggal 7 Januari 2020 yang lalu," imbuh Ronny.

Sebagaimana diketahui, baik Yasonna maupun Harun Masiku sama-sama berasal dari PDIP. Inilah yang memantik anggapan Yasonna terbelit konflik kepentingan. Kritik mulai meluncur ke Kemenkumham, berikut adalah rentetannya:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4