Soal Begal Bokong, Jangan Jadikan Birahi sebagai Pembenaran!

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 08:05 WIB
Foto: BHR, pelaku begal bokong di Jakarta Timur (dok.istimewa)


"Kalau kita bicara sanksi, ketika ada pengaduan harusnya aparat memang harus ada proses hukumnya. Tapi ini juga masalah ketika aparat penegak hukum sendiri tidak punya perspektif atau kesadaran yang sama untuk merespons kasus-kasus seperti ini, walaupun ada beberapa kasus yang prosesnya berjalan," ujarnya.

Sebelumnya, BHR (28), pelaku 'begal bokong' di Jakarta Timur ditangkap polisi setelah aksinya viral di media sosial. Pelaku mengaku spontan melakukan pelecehan seksual tersebut.



"Pada saat melintas dia (BHR) lihat seorang perempuan dan timbul hasrat seksualnya dan secara otomatis tersangka meremas bagian belakang tubuh korban," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Arie Ardian kepada wartawan di Polres Jakarta Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020).
Halaman

(abw/dnu)