Jokowi Minta Pelebaran Sungai, Anies Mau Bebaskan Lahan Bantaran Kali?

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 07:43 WIB
Foto ilustrasi: Gubernur Anies Baswedan ke Taman Puring. (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mau ada ide baru untuk mengatasi masalah banjir di Jakarta, karena sudah ada Master Plan 1973. Meski tak masalah soal normalisasi atau naturalisasi, namun Jokowi menekankan yang penting sungai di Jakarta perlu dilebarkan. Kini kemampuan Gubernur Anies Baswedan untuk membebaskan lahan demi pelebaran sungai dipertanyakan anggota dewan Kebon Sirih.

"Kalaupun mau ngotot naturalisasi, oke lah naturalisasi. Tapi kita harus tahu juga naturalisasi butuh lahan yang lebih besar, mampu apa nggak bebasin lahannya? Selama ini, Sodetan Ciliwung juga nggak mampu juga membebaskan lahannya," kata Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI, Justin Adrian, kepada wartawan, Rabu (22/1/2020).



Justin setuju dengan pernyataan Jokowi. Sistem penanganan banjir harus tetap dilakukan melalui kanal-kanal, sebagaimana yang direncanakan dalam Master Plan 1973, supaya air dapat cepat mengalir ke laut dan tidak menggenang di dalam kota. Untuk mempercepat aliran air, normalisasi dengan cara melebarkan sungai mengharuskan pembebasan lahan dan penggusuran penduduk bantaran kali.

"Bahkan yang 2019 ini kita anggaran pembebasan lahan itu Rp 500 miliar, tapi serapannya hanya 19%, tak sampai 20%. Mungkin karena janji kampanyenya dia nggak mau gusur orang. Kita khawatirnya seperti itu," tutur Justin.



Dia menilai, ada kepentingan yang lebih besar ketimbang mempertahankan permukiman penduduk bantaran kali, yakni pembebasan Jakarta dari banjir. Kerugian materiel yang ditimbulkan oleh banjir juga besar, masyarakat marjinal juga kena dampak banjir. Soal kemampuan anggaran, itu bisa dibicarakan dengan DPRD DKI, namun soal kemauan Gubernur, Justin mengemukakan pendapatnya.

"Kalau Gubernur mau mengerjakan pembebasan lahan, dia butuh dana tambahan, kami di DPRD bisa melakukan perubahan APBD 2020. Tapi saya sih pesimis, sampai masa akhir jabatan Gubernur saya pesismis dia melakukan sesuatu yang signifikan dalam rangka mitigasi bencana banjir," kata Justin.
Selanjutnya
Halaman
1 2