Round-Up

Keterangan Pramugari Siwi dan Pengacara Usai Pemeriksaan Polisi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 07:31 WIB
Foto: Pramugari Siwi polisikan akun @digeeembok (Jefrie/detikcom)


Sementara hingga saat ini pemilik akun tersebut tidak memiliki itikad baik untuk meminta maaf kepada kliennya. Meski begitu, pihaknya menilai tudingan tersebut tidak berdasar, sehingga harus diusur tuntas.

"Enggak ada (permintaan maaf), kita nggak bicara permintaan maaf. Ini sudah ada tindak pidana, Pasal ITE 27 ayat 3, KUHP 310, dan 311, jadi tentu penyidik yang akan dalami ini," tuturnya.

Sementara Siwi memiliki pandangan lain. Ia menduga pemilik akun melempar tuduhan itu untuk mencari keuntungan semata.

"Orang media kali ya, yang nyari keuntungan," kata Siwi. Namun Vidi kemudian meluruskan maksud 'media' yang disebut Siwi adalah akun media sosial penyebar gosip.

Penyelidikan polisi masih terus berlanjut. Siwi menyampaikan kesediaannya untuk diperiksa bila sewaktu-waktu polisi membutuhkan keterangan tambahan darinya.

"Siap dong, pastilah," ujarnya.



Penyelidikan polisi terkait laporan Siwi itu masih terus berlanjut. Polisi juga mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi hingga ahli untuk melengkapi penyelidikan itu.

"Hari ini kita jadwalkan (pemeriksaan) tiga, tapi yang dua minta diundur Kamis, rencana besok (Selasa, 21 Januari 2020) dua lagi yang diperiksa di sisi rekan saudari Siwi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).

"Kita jadwalkan minggu depan periksa saksi ahli, ada tiga saksi ahli yang akan kita coba minta keterangannya. Pertama saksi ahli bahasa, ahli ITE, dan ahli pidana," ujar Yusri.

"Nanti akan kita kumpulkan kalau sudah selesai, termasuk analisa akun Twitter @digeeembok masih terus dilakukan penyidik," sambung Yusri.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3