Round-Up

Sandiaga Maknai Pesan Jokowi untuk Berangkulan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 19 Jan 2020 08:10 WIB
Sandiaga Uno dan Jokowi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi pesan 'hati-hati 2024' kepada Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno. Pesan itu dimaknai Sandiaga sebagai ajakan untuk berangkulan.

Pesan 'hati-hati 2024' itu disampaikan Jokowi saat memberi sambutan dalam pelantikan pengurus HIPMI 2019-2022 di Ballroom Raffles Hotel, Jalan Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020).

Ucapan Jokowi itu berawal usai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, melontarkan candaan saat menyapa Sandiaga yang menghadiri pelantikan tersebut. Bahlil menyebut Sandiaga sudah tahu sejak awal sulit menyaingi Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.



Bahlil awalnya menyapa satu per satu undangan yang hadir. Sejumlah menteri disebut, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Umum Golkar. Setelahnya, Bahlil lanjut memanggil satu per satu nama seniornya di HIPMI, termasuk Sandiaga. Momen persaingan Jokowi-Sandi pun diungkit lagi.

"Kemudian ada Pak Sandiaga Uno. Ini Pak, Pak Sandi ini sebenarnya sudah tahu kalau Bapak menang (Jokowi), dia bilang sama saya daripada lihat orang lain yang ikut berkompetisi, mendingan keluarga besar HIPMI saja," ujar Bahlil. Para anggota HIPMI kemudian bertepuk tangan.

Mantan Ketum HIPMI itu mengatakan Sandiaga sudah tahu sejak awal bakal susah memenangi Pilpres 2019. Namun, kata Bahlil, Sandiaga tak masalah jika yang memenangi pilpres adalah kader HIPMI.

"Dia sudah tahu dari awal memang agak berat untuk menang. Tapi daripada untuk yang lain ya sudah dari HIPMI kasih lagi....," tutur dia.

Usai Bahlil, giliran Presiden Jokowi menyampaikan pidato. Sama seperti Bahlil, Jokowi awalnya menyapa para tamu lalu menyapa Sandiaga.

"Yang saya hormati senior-senior HIPMI, mantan ketua umum yang tidak bisa sebutkan satu per satu. Yang hafal hanya satu, Bapak Sandiaga Uno," kata Jokowi di Ballroom Raffles Hotel, Jalan Prof Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/1).

"Hati-hati 2024," sambung Jokowi disambut riuh teriakan anggota HIPMI.



Jokowi kemudian menyampaikan ulang pernyataan dari Bahlil itu. Kandidat pengganti Jokowi disebut akan berasal dari kalangan HIPMI.

"Tadi kan disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina bahwa 2024 nanti kemungkinan beliau ini menyampaikan, yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya," ujar dia.
Selanjutnya
Halaman
1 2