Eks Maling Rumah Pensiunan TNI AD Beraksi Lagi Usai Keluar Penjara

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 16:44 WIB
Foto: dok. Polres Banjarmasin
Banjarmasin - Abdul Sani (34) kembali berurusan dengan polisi lantaran membobol rumah seorang warga di Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Padahal dia baru saja menghirup udara bebas pertengahan 2019 kemarin, usai menjalani masa hukuman dua tahun penjara, karena membobol rumah milik purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD) di Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).

"Pelaku ini merupakan residivis kasus pencurian di rumah anggota TNI yang di Jawa Timur dan pernah kasusnya pernah dimuat di media saat itu. Selepas keluar dari lapas tahun lalu, pulang ke Banjarmasin kemudian melakukan lagi perbuatannya," kata Kasat Reskrim Polres Banjarmasin Kompol Ade Papa Rihi kepada detikcom, Kamis (16/1/2020).

Pada kasus sebelumnya, jelas Ade, Abdul Sani tertangkap mencuri bersama kakak kandungnya yaitu Junaedi. Saat itu, Junaedi tewas dihakimi warga.

"Pelaku Abdul Sani merupakan adik kandung tersangka pencurian di Asrama TNI Kota Surabaya, yang ditembak mati. Dan pelaku Abdul Sani juga turut serta dalam pencurian tersebur," jelas Ade.


Kali ini Abdul Sani melakukan pencurian bersama rekannya, Ade Novianor Saputra alias Tole (29). Mereka beraksi di rumah seorang warga di Jalan Dharma Bakti 3, Pemurus Luar, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin pada Selasa (14/1), sekitar pukul 12.30 Wita.

"Modus pelaku dengan hunting dan mengetuk pintu rumah calon korban. Kemudian apabila ada orang di dalam rumah, maka pelaku berpura-pura mencari seseorang," ujar Ade.

"Apabila tidak ada orang di rumah tersebut, para pelaku langsung membongkar pintu rumah dengan menggunakan obeng dan songket atau besi penguit, kemudian mengambil barang-barang korban," sambung Ade.

Selanjutnya
Halaman
1 2