Pemuda Lebih Tertarik Tinggal di Kota, Stafsus Presiden Bicara Ketimpangan

ADVERTISEMENT

Pemuda Lebih Tertarik Tinggal di Kota, Stafsus Presiden Bicara Ketimpangan

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 04:07 WIB
Dok Istimewa (Foto: Stafsus Presiden)


Aminuddin juga menyebut Indonesia memiliki usia produktif sebanyak 68 persen. Meski demikian, dia menyebut ketimpangan saat ini terjadi lantaran anak muda usia produktif lebih tertarik tinggal di kota.

"Ketimpangan masih menjadi masalah bagi negeri ini. Baik dalam pemerataan pembangunan, ekonomi atau SDM. Contohnya saja saat ini pusat perekonomian masih tersentra di perkotaan dan data dari BPS menunjukkan pemuda lebih tertarik tinggal di kota," ucapnya.



Dia menyebut berbagai program pemerintah untuk memajukan ekonomi, seperti Dana Desa, Bank Wakaf Mikro, ataupun Balai Latihan Kerja Komunitas, selalu terkendala masalah keterbatasan SDM. Karena itu, Aminuddin mengajak anak muda kembali dan membangun daerah.

"Maka dari itu, saya mengajak para anak muda, kembali ke daerah dan membangun daerahnya masing-masing, karena mereka memiliki skill dan semangat yang tinggi. Pemuda bisa terlibat dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi, pengembangan SDM, dan menggerakkan ekonomi kreatif," ujar Aminuddin.

(maa/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT