Rapat Bareng KPU, Ketua Komisi II Singgung 'Musibah' Wahyu Setiawan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 15:07 WIB
Foto: Rapat Komisi II bareng KPU, Bawaslu dan DKPP (Azizah-detikcom)
Foto: Rapat Komisi II bareng KPU, Bawaslu dan DKPP (Azizah-detikcom)
Jakarta - Komisi II DPR menggelar rapat kerja bersama KPU, Bawaslu, dan DKPP membahas pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Dalam rapat ini juga disinggung 'musibah' yang menimpa salah satu komisioner KPU Wahyu Setiawan yang terjerat kasus korupsi.

Rapat digelar di ruang rapat Komisi II, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020). Rapat dibuka pukul 14.20 WIB dan dipimpin Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tanjung. Wakil Ketua Komisi II Saan Mustofa dan Yaqut Cholil Qoumas turut hadir.

"Rapat dibuka dan terbuka untuk umum," kata Doli saat membuka rapat.



Rapat dihadiri Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan dan Plt Ketua DKPP Muhammad. Mengawali rapat, Doli sempat menyinggung kasus dugaan korupsi yang menimpa Wahyu Setiawan.

"Kita ketahui salah satu institusi penyelenggara pemilu ini terkena musibah dan saya kira ini bagian dari bagian kita semua yang bersama-sama kita jaga," kata Doli.

Mendengar kata 'musibah', anggota Komisi II F-Gerindra, Kamrussamad, pun interupsi. Menurutnya, apa yang dilakukan Wahyu bukan lah musibah.

"Izin pimpinan, itu bukan musibah. Kalau musibah itu sesuatu yang tidak disengaja. Kalau ini saya kira ini sesuatu yang dia rencanakan. Jadi ini bukan musibah pimpinan. Terima kasih," ujar Kamrussamad.

Menanggapi itu, Doli pun berharap apa yang menimpa Wahyu tidak mempengaruhi pelaksanaan Pilkada 2020. Dia ingin kredibilitas penyelenggara pemilu harus dijaga.

"Terlepas musibah atau tidak, semua kita punya tanggub jawab untuk bisa memastikan itu tidak ada pengaruhnya terhadap pelaksanaan Pilkada tahun 2020. Kredibilitas penyelenggaraan Pemilu ini harus kita tetap jaga," kata Doli.
Selanjutnya
Halaman
1 2