Round-Up

Lutfi Muncul di Situs Pengadilan, Peretas Diseret ke Tahanan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 21:33 WIB
(Foto: Bil Wahid/detikcom)


Kasubdit I Direktorat Siber Bareskrim Polri, Kombes Reynhard Hutagaol menjelaskan, kedua tersangka ditangkap pada 8 dan 9 Januari lalu di tempat terpisah. Mereka belajar melakukan peretasan secara otodidak untuk aktualisasi diri.

"Tersangka AY dengan menggunakan nickname 'KONSLET' diketahui berhasil melakukan defacing atau hacking terhadap 352 situs dalam dan luar negeri," kata Reynhard.

"Kedua tersangka CA dan AY belajar melakukan deface atau hacking secara otodidak. Pendidikan terakhir keduanya adalah lulusan SD dan SMP," ujarnya.

Keduanya dijerat pasal 46, 48 dan 49 UU ITE dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.
Halaman

(knv/gbr)