Polisi Tangkap 2 Bos Tambang Emas Ilegal di Bogor

Sachril Agustin - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 11:55 WIB
Foto: Bos tambang emas ilegal ditangkap (Sachril-detikcom)
Bogor - Ada 2 pelaku yang ditangkap polisi karena melakukan penambangan liar di Cigudeg, Kabupaten Bogor. Pelaku, ditangkap karena melakukan pertambangan emas ilegal, yang disebut-sebut pemerintah sebagai salah satu penyebab banjir dan longsor di Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan, 2 pelaku yang ditangkap di Desa Banyuresmi, Cigudeg pada Rabu (8/1) lalu, MAR (24) dan ATA (33), adalah seorang pengusaha tambang emas ilegal. Pelaku disebut Joni, memiliki lubang tambang dan tempat pengolahan emasnya sendiri.



"Dari hasil tambang tersebut dapat berupa batu-batuan diolah menggunakan sianida atau merkuri, memisahkan antara batu-batuannya dengan emas tadi. Setelah emas jadi, baru dijual kepada pengepul. Dari pengepul baru dijual ke toko-toko," kata Joni, di Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (13/1/2020).

Joni menambahkan, polisi telah menyegel 4 lubang tambang milik kedua pelaku. Dari usaha tambang ini, MAR dan ATA disebut Joni bisa menghasilkan 100-150 karung beban per harinya.



"Karena satu karung ini kalau isinya batu-batuan yang besar, itu bisa dibayar Rp 1-2 juta tergantung kualitas isi emasnya. Kalau misalnya setiap hari rata-rata mereka bisa bekerja sampai 100 karung, maka kurang lebih Rp 100-200 juta (keuntungan)," ungkap Joni.

Simak Video "8 Penambang Tewas Akibat Hirup Gas Berbahaya di Tambang Emas Peru"