Minta Terdakwa BLBI Dihukum 15 Tahun, Ini Alasan Jaksa KPK Ajukan PK

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 09 Jan 2020 15:47 WIB
Syafruddin Arsyad Temenggung saat keluar dari rutan KPK. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Jaksa KPK meminta majelis hakim Mahkamah Agung (MA) menghukum Syafruddin Arsyad Temenggung sesuai dengan putusan Pengadilan Tinggi DKI. Putusan tersebut menghukum terdakwa kasus BLBI itu 15 tahun penjara pada tingkat banding.

"Kami mohon supaya yang mulia majelis hakim peninjauan kembali pada Mahkamah Agung memutuskan menjatuhkan pidana terhadap termohon Syafruddin Arsyad Temenggung sebagaimana putusan Pengadilan Tinggi," kata jaksa KPK Kiki Ahmad Yani saat membacakan memori PK di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Raya, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).


Pada tingkat pertama, Syafruddin Arsyad Temenggung divonis bersalah dan dipenjara 13 tahun karena merugikan negara sekitar Rp 4,58 triliun terkait BLBI. Tak terima akan vonis itu, Syafruddin mengajukan permohonan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta. Namun vonis itu malah diperberat menjadi 15 tahun penjara.

Tak menyerah, Syafruddin membawa perkaranya itu ke MA dalam kasasi. Putusan kasasi itu, menyebutkan bahwa perbuatan yang dilakukan Syafruddin, sebagai mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), sesuai dengan dakwaan KPK, tetapi MA menilai perbuatan Syafruddin bukan perbuatan pidana sehingga MA memutuskan melepas Syafruddin.


Simak Video Ini "Jaksa KPK Ungkap Komunikasi Hakim MA - Pengacara Terdakwa BLBI"

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2