Jaksa KPK Soroti Pertemuan Hakim Kasus BLBI-Pengacara Terdakwa di Sidang PK

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 09 Jan 2020 14:58 WIB
Pembacaan memori PK dari jaksa KPK terkait vonis lepas terdakwa BLBI (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta -

KPK mengajukan permohonan peninjau kembali (PK) atas putusan lepas terdakwa kasus BLBI Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT). Dalam memori PK, jaksa KPK menyinggung pertemuan hakim Mahkamah Agung (MA) Syamsul Rakan Chaniago dengan pengacara Syafruddin atas nama Ahmad Yani.

Syamsul Rakan Chaniago salah satu hakim ad hoc yang memutus perkara Syafruddin saat tingkat kasasi di MA. Sedangkan Syafruddin menunjuk Ahmad Yani sebagai pengacaranya.

"Berdasarkan uraian, hakim ad hoc Syamsul Rakan Chaniago telah melanggar kode etik dan perilaku hakim dengan cara sengaja bertemu dengan pihak berperkara yaitu Ahmad Yani selaku penasihat hukum terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung yang sedang mengajukan kasasi untuk perkara yang ditangani Syamsul Rakan Chaniago," kata jaksa KPK Kiki Ahmad Yani saat membacakan memori PK di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).


Simak Juga "Jaksa KPK Ungkap Komunikasi Hakim MA - Pengacara Terdakwa BLBI"

[Gambas:Video 20detik]



"Padahal dalam menangani perkara seorang hakim harus memegang teguh prinsip imparsialitas supaya terhindar dari benturan kepentingan conflict of interest dalam memutus perkara," imbuh Kiki.

Ahmad Yani pernah menjabat anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP periode 2009-2014, di mana mitra kerja di antaranya MA dan Komisi Yudisial. Sedangkan Syamsul terpilih hakim ad hoc usai lulus fit and proper test di Komisi III DPR pada tahun 2010.