Pernyataan 'Cool' Dianggap Tak Tegas, Dahnil: Prabowo Politisi Sekaligus Prajurit

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 13:23 WIB
Foto: Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Yogi-detikcom)
Jakarta - Pernyataan 'cool' Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto terkait konflik dengan China di perairan Natuna dinilai bentuk ketidaktegasan. Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan Prabowo sangat memahami apa yang menjadi tugasnya.

"Nah ini bedanya prajurit dengan politisi. Pak Prabowo ini kan selain politisi, juga prajurit. Beliau memahami betul ketika bertugas sebagai Menhan harus seperti apa," kata Dahnil di Kementerian Pertahanan, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020).


Menurut Dahnil, Prabowo tidak menggunakan jabatannya sebagai Menhan untuk melakukan eksplorasi atau akrobat politik. Tapi untuk menjaga rakyat, pertahanan, dan kedaulatan RI.

"Manifestasinya bukan pada statement, manifestasinya pada aksi, pada langkah," ujarnya.

Langkah Prabowo itu, disebut Dahnil yakni mendorong Kementerian, Kelautan, dan Perikanan (KKP) untuk mengambil tindakan civilion, bukan tindakan militer. Yakni melalui mobilisasi supaya banyak nelayan beraktivitas di Natuna.

"Kemudian TNI diminta untuk melakukan back up ikut patroli yang dilakukan Bakamla dan KKP," ucapnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2