KPK Kembali Panggil Eks Sekretaris MA di Kasus Suap-Gratifikasi Rp 46 M

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 10:25 WIB
Foto Gedung Merah Putih KPK: Ari Saputra
Jakarta - KPK kembali memanggil mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi di kasus suap-gratifikasi Rp 46 miliar berkaitan dengan pengurusan perkara perdata di MA. Nurhadi sebenarnya berstatus tersangka dalam kasus ini namun, kali ini dipanggil sebagai saksi.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka HS (Hiendra Soejonto)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (7/1/2020).

KPK juga memanggil dua tersangka lain dalam kasus ini yakni Rezky Herbiyono, yang merupakan menantu dari Nurhadi dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto. Kedua orang ini dipanggil dalam status sebagai saksi untuk Nurhadi.



Selain itu, KPK juga memanggil saksi-saksi lain diantaranya Sekretaris PT Agama Medan, Hilman Lubis, Direktur Utama PO Jaya Utama, Handoko Sutjitro, dan seorang PNS atas nama Bahrain Lubis. Ketiga orang itu dipanggil sebagai saksi untuk Nurhadi.

Ini merupakan pemanggilan ketiga untuk Nurhadi, Rezky dan Hiendra Soenjoto. Dalam dua pemanggilan sebelumnya ketiga orang tersebut tidak hadir di KPK.

Selanjutnya
Halaman
1 2