Round-Up

Poin-poin Tuntutan Bui 4 Tahun Terhadap Rommy

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 06:15 WIB
Romahurmuziy (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Mantan Anggota DPR yang juga eks Ketum PPP Romahurmuziy dituntut 4 tahun penjara. Dia dinilai bersalah menerima suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum pada KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020). Rommy sebagai terdakwa hadir dan mendengarkan pembacaan tuntutan itu.

"Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, menyatakan terdakwa M Romahurmuziy terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata jaksa KPK Wawan.



Selain itu, Rommy juga dituntut membayar denda, uang pengganti hingga dicabut hak politiknya. Berikut poin-poin tuntutan terhadap Rommy:

1. Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 250 Juta

Rommy dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 5 bulan kurungan. Jaksa meyakini Rommy melanggar Pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Jaksa meyakini Rommy menerima Rp 255 juta dari Haris Hasanudin yang mengikuti seleksi Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur. Rommy diduga melakukan intervensi secara langsung maupun tidak langsung terhadap proses pengangkatan Haris Hasanudin tersebut.

Selain Haris Hasanudin, Rommy diyakini jaksa bersalah menerima uang Rp 91,4 juta dari M Muafaq Wirahadi. Uang tersebut berkaitan dengan proses pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4