Mesin Waktu

Ratu Belanda Teken Penyerahan Kedaulatan, Indonesia Harus Bayar Mahar

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 21:23 WIB
Penyerahan kedaulatan Belanda ke Republik Indonesia Serikat (RIS), dihadiri Ratu Belanda Juliana dan Perdana Menteri RIS Mohammad Hatta. (Joop van Bilsen/Anefo/Nationaal Archief, Public Domain via Wikimedia Commons)

Jadi, Belanda saat itu sudah menerima sekitar 4 miliar Gulden dari Indonesia. Di luar itu, masih ada hampir semiliar Gulden yang didapat Belanda dari perusahaan-perusahaannya di Indonesia. Meski banyak perusahaan Belanda dinasionalisasi oleh Sukarno, namun pendapatan perusahaan-perusahaan tersebut, uang pensiun, dan tabungan yang berasal darinya telah ditransfer dari Indonesia ke Belanda. Semua itu menyumbang perekonomian Belanda era 1950-an.



Di luar itu, Belanda juga menerima dana bantuan Marshall Plan dari Amerika Serikat untuk pembangunan pasca-Perang Dunia II di Eropa. Jumlah yang diterima Belanda dari dana bantuan Marshall Plan adalah 1127 USD. Saat itu, 1 USD setara dengan 3,80 Gulden.

"Bantuan (Marshal Plan) itu tak terlalu jauh lebih banyak dari yang Indonesia bayarkan antara 1950 sampai 1956. Soalnya, banyak orang percaya pembangunan Belanda pasca-perang itu satu-satunya berkat Marshal Aid," tulis Lambert Giebels.

Halaman

(dnu/fjp)