Soal Larangan Natal Bersama di Dharmasraya, Istana Bicara Pesan Jokowi

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 23 Des 2019 18:44 WIB
Foto: Dini Purwono (dok. Pribadi)
Jakarta - Larangan Natal Bersama di Dharmasraya, Sumatera Barat mendapat sorotan. Staf Khusus Presiden Dini Shanti Purwono pun menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hak warga negara dalam beribadah.

"Kalau dari Presiden selalu jelas pesannya: kebebasan beribadah adalah hak konstitusional warga negara. Tidak boleh dihalangi," ujar Dini lewat pesan singkat, Senin (23/12/2019).



Mengenai masalah ini, Menteri Agama Fachrul Razi menyebut tidak diizinkannya ibadah Natal bersama di Dharmasraya merupakan kesepakatan bersama. Perayaan Natal bersama disepakati digelar di Sawahlunto karena tidak ada gereja di Dharmasraya.

Senada dengan Menag, Pemkab Dharmasraya menepis kabar larangan umat kristiani merayakan Natal. Pemkab menyatakan bukan larangan ibadah Natal yang ada, melainkan hanya keberatan masyarakat bila ibadah Natal digelar dengan mendatangkan jemaat dari luar kawasan.



Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku juga sudah disurati Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dalam suratnya meminta Bupati Dharmasraya memastikan toleransi di wilayahnya tetap dijaga.

"Saya sudah kirim surat ke bupati untuk selesaikan toleransi keagamaan harus dijalankan. Bupati dan Kapolda akan turun," kata Tito di kantor Kemaritiman dan Investasi, Jl Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (23/12).

Simak Video "H-2 Natal, Tol Cikampek Dipadati Kendaraan"

[Gambas:Video 20detik]

(dkp/mae)