Perintah Terbaru Prabowo Tangani Bencana di Aceh, Sumut hingga Sumbar

Duka dari Utara Sumatera

Perintah Terbaru Prabowo Tangani Bencana di Aceh, Sumut hingga Sumbar

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 30 Nov 2025 21:15 WIB
Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). Bencana banjir yang melanda 16 kabupaten/kota di Aceh selain berdampak pada ratusan ribu warga juga merusak sejumlah badan jalan dan jembatan sehingga memutuskan akses transpotasi darat. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Foto: Banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas).
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan perintah terbaru mengenai penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) hingga Sumatera Barat (Sumbar). Prabowo memerintahkan seluruh kekuatan nasional untuk menangani banjir di tiga provinsi itu.

Dirangkum detikcom, Minggu (30/11/2025), perintah Prabowo tersebut disampaikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno. Mengenai perintah itu, Pratikno menyampaikan lagi di hadapan Kepala BNPB, Jajaran TNI-Polri, dan Pemprov Sumatra Utara, di Bandar Udara Silangit, Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana.

Kata Pratikno, Prabowo memerintahkan mengerahkan seluruh kekuatan nasional untuk menangani banjir di tiga provinsi. Prabowo juga meminta semua kekuatan nasional fokus untuk penanganan tanggap darurat secepat-cepatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden memerintahkan untuk menambah seluruh kekuatan nasional, fokus untuk penanganan tanggap darurat secepat-cepatnya. Mengerahkan evakuasi, mengerahkan logistik, perlindungan pengungsi, kemudian mengerahkan tenaga kesehatan, memulihkan infrastruktur, transportasi, komunikasi, juga kawal di lapangan," ujar Pratikno.

ADVERTISEMENT

Pratikno mengatakan pemerintah telah menyalurkan bantuan hingga pemulihan komunikasi di wilayah terdampak di Aceh, Sumut hingga Sumbar. Proses evakuasi, kata Pratikno juga dipercepat.

"Tadi sudah dilaporkan, pemberian logistik terus mengalir dari pemerintah maupun lembaga non-pemerintah. Di beberapa titik akan terus bertambah dan akan terus didistribusikan. Jadi ini seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk mempercepat tanggap darurat dan segera memulihkan semuanya," jelasnya.

Pemerintah menyiapkan skenario rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Pratikno menegaskan pemerintah juga tetap akan fokus ke penanganan tanggap darurat.

"Di saat yang sama kami juga menyiapkan skenario untuk pemulihan. Rehabilitasi dan rekonstruksi. Tentu saja kita fokus ke tanggap darurat, tapi tahapan skenario rehabilitasi, rekonstruksi, kita siagakan," tuturnya.

Pemerintah kini tengah melakukan percepatan penyediaan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Pratikno menyebut pemerintah akan melakukan percepatan penanganan darurat di lapangan.

"Ada beberapa hal yang perlu diprioritaskan. Saya sudah diskusi dengan Menko Infrastruktur tentang bagaimana pemulihan secara cepat bisa dilakukan termasuk untuk hunian sementara," ujarnya.

"Kita akan dukung bagaimana resources dikerahkan. Tapi tentu saja bukan hanya pengerahan sumber daya, tapi bagaimana sinergis di lapangan," tambahnya.

Pratikno juga memberikan apresiasi kepada aparat yang bekerja di lapangan. Dia juga mengapresiasi relawan yang telah membantu penanganan bencana ini.

"Terima kasih kepada personel TNI, Polri, Pemda yang bekerja keras untuk hunian sementara bisa dilakukan sambil nanti kita rehabilitasi dan rekonstruksi juga akan segera dilakukan," ucapnya.

Halaman 2 dari 3
(whn/wnv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads